Saturday, March 21, 2020

Tentang Diam Dirumah dan Kehidupan Akhir-Akhir Ini

Saya mengetik judul blog post kali ini sambil nggak habis pikir kenapa judulnya bisa se-random itu. Tapi memang kali ini saya hanya akan menulis secara spontan tentang apa saja yang ingin saya tulis. Tidak ada plan akan seperti apa dan akan saya biarkan mengalir saja seperti selayaknya ketika saya sedang mencurahkan perasaan ke google docs setiap pagi (yah, salah satu habit yang udah berjalan kurang lebih 5 bulan ini adalah nulis di google docs. Semacam diary atau brain dump sih, moment ketika saya mau ngosongin semua hal yang ada di pikiran dan menumpahkannya dalam media lainnya). Jadi tau lah ya, kenapa jadi super duper jarang posting disini. Karena udah ada media lain yang lebih private dan membuatku nyaman buat cerita disana, he he he. Dan efeknya adalah relaxing dan bisa fokus buat beragam hal lainnya.

  • Corona Virus semakin mewabah di Indonesia. Beberapa waktu angka pesebaran orang-orang yang positif corona semakin meningkat, dan sedihnya tingkat kematiannya juga cukup tinggi, seitar 9% ketika tulisan ini dibuat. Sedih banget karena Death Rate di Indonesia bener-bener tinggi dibandingkan negara lainnya. Makin waktu informasi seputar jumlah positif corona meningkat terus. Membuat saya yang dari awalnya selo, santai meski waspada jadi insecure sendiri. Parnoan. Super setuju dengan langkah pemerintah untuk melakukan Diam Dirumah untuk mengurangi pesebaran virus ini.

    Ada begitu banyak plan yang terpaksa di cancel karena pandemi ini, tetapi mari kita lihat baiknya, jadi punya lebih banyak waktu bersama keluarga. Jadi bisa masak setiap hari karena mau beli parno. Selain itu lebih mikirin aktifitas buat kafa dan jadi lebih sering bersih-bersih. Bismillah semoga pandemi ini segera berakhir, tanpa menimbulkan korban jiwa lainnya.

  • Wuffyland Tetap Ngantor. Yah karena nggak semua usaha bisa working from home, termasuk wuffyland yang butuh buat datang untuk melakukan produksi. Ini juga dengan pertimbangan bahwa rata-rata tim kami rumahnya di daerah yang sama sehingga nggak perlu melakukan perjalanan yang pada akhirnya membuatnya bertemu banyak orang. Tim freelance kita liburkan sementara agar jumlah orang di kantor nggak terlalu banyak, maksimal mungkin 6-7 orang aja. Kenapa tetap masuk? Karena ternyata di moment seperti ini mainan kami dibutuhkan oleh banyak orang tua yang butuh kesibukan agar anaknya bisa tetap punya beragam aktifitas meski dirumah aja. Jadilah tiap hari di wuffyland rasanya hetic banget karena kita kejar-kejeran stock terus. Apalagi ada tim reseller yang baru kita launch 2 minggu lalu programnya, tapi ternyata pada gercep banget. Satu orang  bahkan bisa habis 5-7 juta sekali belanja. Untuk usaha rumahan seperti kami, itu cukup bikin kewalahan hehehe. Alhamdulillah, MasyaAllah Tabarakallah, disyukuri lah nikmat riweuh-riweuh ini demi punya dana darurat buat tim berbulan-bulan kedepan. Alhamdulillah meski rada hectic tapi tetap happy.

  • Tampilan Blog Baru! Nah ini dalam rangka ingin kembali punya tempat nyaman untuk menulis, akhirnya beberapa saat lalu saya redesign blog lagi, kali ini templatenya beli di etsy biar lebih cepet. Setelah scroll sana sini, akhirnya pilihan jatuh di template ini yang simpel dan nyaman tetapi cukup manis. Semoga bisa jadi amunisi untuk kembali rajin menulis. Pas banget abis baca blognya kak ozu yang cerita tentang dia yang juga lagi kehilangan semangat menulis blog, dan tiap mau nulis sering mikir, beneran penting apa nggak ya? Ini nih sering banget terjadi ke saya dan berakhir bikin saya akhirnya nggak post apa-apa.

  • Cobain bikin youtube. Jadi beberapa saat yang lalu saya pergi ke Blitar ketemu sepasang suami istri content creator, mbak putri dan mas fahmi dalam rangka Kafa Birthday Trip yang kedua, insyaAllah bakal di tulis ceritanya di postingan lain. Intinya sepulang dari sana, kami jadi pengen coba bikin video yang sebenernya untuk kesenangan pribadi, tapi siapa tau bisa berlanjut? Kemarin coba bikin video masak bareng kafa yang bisa di tonton disini



  • Hardisk 4TB Sedang Dalam Proses Recovery Hingga Entah Kapan. Entah udah keberapa kalinya saya berusaha untuk meng-ikhklaskan aneka data dikarenakan hardisk rusak. Dari hardisk external hingga hardisk leptop pun pernah rusak dan nggak terselamatkan. Tapi saya sungguh berharap semoga usai wabah ini hilang, bisa menyelamatkan hardisk satu ini karena isinya bener-bener banyak. Moment sejak menikah hingga akhir tahun lalu ada disana semua, dan nggak tau kenapa tau-tau ngga bisa diakses. Itu juga jadi alasan mau post susah karena emang fotonya pada ilang. Tapi justru kejadian itu juga ngingetin buat harus post biar kalopun ilang, masih punya backup cerita dan beberapa foto. Jadi nggak sedih-sedih banget kayak sekarang, hiks.

  • Membuat Space Bermain dan Belajar Buat Kafa. Based on catetan yang ada di ipad, rencana ini udah ada sejak awal bulan februari. Udah di gambar segala plannya seputar rencana renovasi area depan kamar biar lebih proper buat tempat kafa belajar dan bermain, tapi ternyata kenyataannya proses pengerjaannya dibuat sesantai mungkin dan sesempetnya, jadi sampai hari ini masih on going tapi progressnya cukup bikin happy.

  • Living with toddler butuh banyak tenaga + Ide. Wew, ngerasain deh, punya anak 2 tahunan yang super duper aktif geraknya dan bicaranya. Lucu banget lihat dia hampir nggak bisa diem maunya gerak terus dan ngomooooong sepanjang waktu. Alhamdulillah senang sekali tapi juga terkadang bikin hati khawatir dan cemas takut sebagai orang tua masih banyak kurang-kurangnya huhu.
  • Nb : Maafkan ya as i said before hardisk saya rusak jadi fotonya comot yang terjangkau di HP eh kok jadi iklan pampers gitu sih ehehe


Dan... mungkin itu dulu yang mau ditulis dan dicurahkan saat ini haahahaha, apa-apaan sih ternyata isinya live update doang :") gapapa pencatatan milestone kehidupan per 21 maret 2020, hadu hadu nggak kerasa ya udah bulan ketiga di tahun 2020. Rasanya masih banyak kurangnya, masih banyak waktu yang berlalu tanpa terasa. Semoga semua hal segera membaik, jaga diri baik-baik.

Stay healthy and happy everyone!

Love, Ghea

Post a Comment